Korelasi dunia-akherat (bagian 3)

By Ust Dwi Jaka Siswanta.

Korelasi dunia-akherat (bagian 3)

🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋
{ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالا فَخُورًا } [النساء: 36]

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.

Sebagai agama yang sempurna,Islam mengajarkan kepada kita untuk melakukan amalan yang bermafaat dunia-akherat. Pada ayat diatas,Allah menyandingkan perintah beribadah kepada Allah(ubudiyah) dengan berbuat baik kepada sesame manusia (muamalah).

🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌
Sebagai makhuk beragama,manusia harus beribadah kepada Allah yang telah menciptakannya,memberi rizki dan segala yang dibutuhkan dan kepadaNyalah manusia akan dikembalikan untuk diberi balasan yang setimpal.

👬👬👬👬👬👬👬👬
Sebagai makhluk sosial, manusia harus hidup bersama manusia yang lainnya. Dalam hubungan antar manusia, dapat menimbulkan kemanfaatan dan kemadlorotan. Supaya hubungan antar manusia dapat mendatangkan kemanfaatan dan terhindar dari kemadlorotan,maka islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk berbuat baik kepada semua orang( dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya)

🏹🏹🏹🏹🏹🏹🏹🏹
Jika manusia melanggar aturan pergaulan antar manusia,sehingga dapat menimbulkan kemadlorotan kepada orang lain,maka Allah akan menghakimi mereka dengan adil pada hari perhitungan. Allah akan mengambil pahala orang yang merugikan dan diberikan kepada orang yang dirugikan. Bila yang merugikan tidak punya pahala,maka Allah akan mengambil dosa orang yang dirugikan untuk ditambahkan kepada dosa orang yang merugikan.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ ». قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ « إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِى يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِى قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ ».

Dari Abu huroiroh sesungguhnya Rosulullah bersabda: apakah kalian tahu orang yang pailit? Sahabat: orang yang pailit dikalangan kami adalah orang yang tidak punya uang dan tidak ada kehidupan. Rosulullah: sesungguhnya orang yang pailit dari umatku adalah orang yang datang pada hari qiamat dengan pahala sholatnya,puasa dan zakat, dan didatangkan dengan (dosa)mencela,menuduh,memakan harta orang lain, menumpahkan darah, memukul. Maka diambil pahalanya untuk ini, untuk ini dan jika pahalanya habis sebelum selesai tuntutannya,maka diambil dosanya dan diberikan kepada yang merugikan dan dia(yang merugikan) dicampakkan ke neraka (HR Muslim)

🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠
Jadi, dalam islam semua amalan yang kita lakukan di dunia akan berakibat di akherat.

⛺️⛺️⛺️⛺️⛺️⛺️⛺️⛺️
Saatnya seorang hamba bersimpuh-sujud dihadapan Robbnya. Selamat tahajud untuk wilayah Indonesia barat. Baarokallahu fiikum ajmain

Comments