Korelasi dunia-akherat (bagian 5)
Dwijaka Siswanta, [28.10.16 02:41]
By Ust Dwi jaka siswanta
Korelasi dunia-akherat (bagian 5)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (2724:)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat (QS An-Nur : 27)
👬👬👬👬👬👬👬👬
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain,sehingga menusia melakukan interaksi dengan yang lainnya. Salah satu bentuk interaksi antar manusia adalah bertamu ke rumah sanak-saudara.
🏤🏤🏤🏤🏤🏤🏤🏤
Ketika kita bertamu kepada sanak-saudara,memungkinkan mereka siap menerima kita dan mungkin tidak siap untuk menerima kita. supaya tidak menyusahkan pemilik rumah, maka islam mengajarkan kepada umatnya untuk minta izin dan memberi salam ketika akan bertamu. Dengan meminta izin dan mengucapkan salam,pemilik rumah akan mempersiapkan diri(bila siap menerima tamu) sehingga pemilik rumah dapat memenuhi hak tamu yang menjadi kewajibannya. Dan pemilik rumah dapat menolak tamu,jika dia tidak siap menerima tamu.
🍲🍲🍲🍲🍲🍲🍲🍲
Minta izin dalam bertamu juga bertujuan untuk menjaga privasi pemilik rumah jangan sampai diketahui oleh orang lain,sehingga kehormatan pemilik rumah akan tetap terjaga. Islam mengajarkan kepada kita untuk menjaga darah,harta dan kehormatan saudara kita yang lainnya.
🍔🍔🍔🍔🍔🍔🍔🍔
Jika kita bertamu dengan cara yang telah diajarkan dalam islam,maka Allah akan mengganjar amalan kita di akherat,dan bila kita bertamu tidak sesuai dengan tata-cara yang diajarkan islam,maka Allah akan menyiksa kita di akherat. jadi dalam islam, bertamu bukan hanya urusan dunia semata,tetapi ada akibatnya di akherat.
🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋
Saatnya seorang hamba bersimpuh-sujud dihadapan Robbnya. Selamat tahajud untuk wilayah Indonesia barat. Baarokallahu fiikum ajmain
Dwijaka Siswanta, [31.10.16 02:58]
By Ust Dwi Jaka Siswanta.
Korelasi dunia-akherat (bagian 7)
{ فَاتَّبَعُوا أَمْرَ فِرْعَوْنَ وَمَا أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشِيدٍ } [هود: 97]
Mereka mengikut perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar (QS Hud : 97)
🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋
dengan kekuasaan yang besar,fir aun memaksa kepada setiap pembesar kerajaan, prajurit sampai rakyatnya untuk mentaati perintah fir aun. Siapa saja yang menentang fir aun,maka dia tidak segan-segan untuk membunuhnya. Padahal fir aun dalam memerintah kepada bawahannya tanpa didasari dengan petunjuk. Apa yang akan terjadi jika seseorang melakukan suatu amalan tanpa ada petunjuk? Pasti dia akan melakukannya dengan ngawur yang akan mendatangkan bencana diakhirnya.
🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻
Orang beriman yang hidup di bawah kekuasaan penguasa kafir akan menghadapi dilematis, antara memikuti perintah penguasanya dan mengikuti perintah Allah. Jika mengikuti perintah penguasanya dan meninggalkan perintah Allah,maka Allah akan menyiksanya di neraka, dan jika mengikuti perintah Allah dan meninggalkan perintah penguasanya,maka penguasanya akan menyiksanya(di dunia)
👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻
Sebaliknya jika orang beriman hidup di bawah pemimpin yang beriman, maka dia akan mudah menjalani hidup. Mereka menjalani perintah pemimpin sekaligus menjalani perintah Allah,karena pemimpin mereka memerintahkan segala yang diperintahkan Allah. Kebahagiaan dunia dan akherat akan mudah digapai. Hidup akan mendatangkan ketentraman, keberkahan, keselamatan dan keberuntungan.
👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻
Dengan membandingkan kedua keadaan diatas,maka kita orang beriman harus berusaha untuk memilih pemimpin yang beriman demi menyelamatkan dan memudahkan kehidupan kita dunia-akherat. Jadi dalam islam,memilih pemimpin tidak hanya urusan dunia,tetapi juga urusan akherat. Semoga Allah memberikan kepada kita pemimpin yang beriman. Amiiin
🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌
Saatnya seorang hamba bersimpuh-sujud dihadapan Robbnya. Selamat tahajud untuk wilayah Indonesia barat. Baarokallahu fiikum ajmain
=== o 0 o ===
By Ust Dwi jaka siswanta
Korelasi dunia-akherat (bagian 5)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (2724:)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat (QS An-Nur : 27)
👬👬👬👬👬👬👬👬
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain,sehingga menusia melakukan interaksi dengan yang lainnya. Salah satu bentuk interaksi antar manusia adalah bertamu ke rumah sanak-saudara.
🏤🏤🏤🏤🏤🏤🏤🏤
Ketika kita bertamu kepada sanak-saudara,memungkinkan mereka siap menerima kita dan mungkin tidak siap untuk menerima kita. supaya tidak menyusahkan pemilik rumah, maka islam mengajarkan kepada umatnya untuk minta izin dan memberi salam ketika akan bertamu. Dengan meminta izin dan mengucapkan salam,pemilik rumah akan mempersiapkan diri(bila siap menerima tamu) sehingga pemilik rumah dapat memenuhi hak tamu yang menjadi kewajibannya. Dan pemilik rumah dapat menolak tamu,jika dia tidak siap menerima tamu.
🍲🍲🍲🍲🍲🍲🍲🍲
Minta izin dalam bertamu juga bertujuan untuk menjaga privasi pemilik rumah jangan sampai diketahui oleh orang lain,sehingga kehormatan pemilik rumah akan tetap terjaga. Islam mengajarkan kepada kita untuk menjaga darah,harta dan kehormatan saudara kita yang lainnya.
🍔🍔🍔🍔🍔🍔🍔🍔
Jika kita bertamu dengan cara yang telah diajarkan dalam islam,maka Allah akan mengganjar amalan kita di akherat,dan bila kita bertamu tidak sesuai dengan tata-cara yang diajarkan islam,maka Allah akan menyiksa kita di akherat. jadi dalam islam, bertamu bukan hanya urusan dunia semata,tetapi ada akibatnya di akherat.
🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋🕋
Saatnya seorang hamba bersimpuh-sujud dihadapan Robbnya. Selamat tahajud untuk wilayah Indonesia barat. Baarokallahu fiikum ajmain
Dwijaka Siswanta, [31.10.16 02:58]
By Ust Dwi Jaka Siswanta.
Korelasi dunia-akherat (bagian 7)
{ فَاتَّبَعُوا أَمْرَ فِرْعَوْنَ وَمَا أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشِيدٍ } [هود: 97]
Mereka mengikut perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar (QS Hud : 97)
🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋🐋
dengan kekuasaan yang besar,fir aun memaksa kepada setiap pembesar kerajaan, prajurit sampai rakyatnya untuk mentaati perintah fir aun. Siapa saja yang menentang fir aun,maka dia tidak segan-segan untuk membunuhnya. Padahal fir aun dalam memerintah kepada bawahannya tanpa didasari dengan petunjuk. Apa yang akan terjadi jika seseorang melakukan suatu amalan tanpa ada petunjuk? Pasti dia akan melakukannya dengan ngawur yang akan mendatangkan bencana diakhirnya.
🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻🕵🏻
Orang beriman yang hidup di bawah kekuasaan penguasa kafir akan menghadapi dilematis, antara memikuti perintah penguasanya dan mengikuti perintah Allah. Jika mengikuti perintah penguasanya dan meninggalkan perintah Allah,maka Allah akan menyiksanya di neraka, dan jika mengikuti perintah Allah dan meninggalkan perintah penguasanya,maka penguasanya akan menyiksanya(di dunia)
👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻👳🏻
Sebaliknya jika orang beriman hidup di bawah pemimpin yang beriman, maka dia akan mudah menjalani hidup. Mereka menjalani perintah pemimpin sekaligus menjalani perintah Allah,karena pemimpin mereka memerintahkan segala yang diperintahkan Allah. Kebahagiaan dunia dan akherat akan mudah digapai. Hidup akan mendatangkan ketentraman, keberkahan, keselamatan dan keberuntungan.
👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻👐🏻
Dengan membandingkan kedua keadaan diatas,maka kita orang beriman harus berusaha untuk memilih pemimpin yang beriman demi menyelamatkan dan memudahkan kehidupan kita dunia-akherat. Jadi dalam islam,memilih pemimpin tidak hanya urusan dunia,tetapi juga urusan akherat. Semoga Allah memberikan kepada kita pemimpin yang beriman. Amiiin
🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌
Saatnya seorang hamba bersimpuh-sujud dihadapan Robbnya. Selamat tahajud untuk wilayah Indonesia barat. Baarokallahu fiikum ajmain
=== o 0 o ===
Comments
Post a Comment